Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Bupati Magetan kenalkan sejarah pejuang lewat napak tilas


Magetan,SIM-Dalam rangka memperingati hari jadi kabupaten magetan yang ke-344.Pemerintah kabupaten magetan mengadakan napak tilas ngupatan (Ngunut-Parang-Magetan), yang bertempat di desa ngunut kecamatan parang kabupaten magetan pada Rabu(09/10/2019).

Napak tilas ini dihadiri oleh seluruh jajaran forkopimda kabupaten magetan.Mulai dari Bupati,Wabub,Ketua dan Anggota DPRD , Kepala OPD , seluruh forcopimca dan pemdes sekalipun juga turut hadir.

Napak tilas ngupatan ini menempuh jarak sejauh -+ 18km. Pertama menempuh -+3km dari awal start desa ngunut menuju di finish di polsek parang yang di ikuti Bupati Magetan Drs H suprawoto Sh Msi dan segenap jajaran forkopimda lalu selanjutnya -+ 15km mulai start dari polsek parang menuju finish di depan kantor sekretariat PKK kab magetan yang di ikuti oleh segenap perwakilan OPD , TNI , POLRI , Pelajar mulai SMP,SMA/SMK , dan masyarakat umum.

Perlu diketahui bahwa dahulu pada masa penjajahan belanda tepatnya pada waktu agresi militer.Karena kondisi yang sangat amat mendesak pusat pemerintahan kabupaten magetan harus dipindahkan ke desa ngunut kecamatan parang.

"Karena agresi belanda dulu kita kan pernah mengubah pusat pemerintahan disini hampir 2 tahun, ini mengingatkan kepada kita betapa dulu pendiri bangsa, pejuang birokrasi berlomba lomba bagaimana memberi warna dalam kemerdekaan dengan cara pemerintahan tidak boleh kosong dan berhenti, maka dari itu ya harus menyingkir, bukan menyerah, kalo menyerah itu lain lagi."Ujar Bupati Magetan

Bupati Magetan Drs H Suprawoto Msi juga menjelaskan bahwa dari penuturan tuan rumah tadi, kakeknya pernah bercerita dulu belanda sempat sudah sampai parang sini, karena jalan disini masih setapak jadi ndak bisa nyampai rumah itu, oleh sebab itulah para pejuang birokrasi , para pegawai pemerintahan memilih bertempat disini karena berbagai pertimbangan, salah satunya yaitu karena medanya yang sulit.

Bupati suprawoto berharap agar dengan napak tilas ini baik pelajar, pegawai, peserta perorangan yang ikut serta dalam kegiatan ini agar bisa mengenang dan merefleksi diri bahwa begitulah pengorbanan para pejuang terdahulu yang begitu sangat luar biasanya apapun dikerahkan dan sudah saatnya kitalah yang meneruskan perjuangan beliau.

"Oleh sebab itu kita pada hari ini melakukan napak tilas itu agar merefleksi diri bahwa begitulah pengorbanan para terdahulu kita, oleh sebab itu sudah waktunya kita meneruskan perjuangan beliau.Para pejuang kita terdahulu itu cita citanya cuma satu, yaitu supaya anak cucu kita tidak menderita seperti apa yang dialaminya."Tutupnya (nanda)

Posting Komentar untuk "Bupati Magetan kenalkan sejarah pejuang lewat napak tilas"