Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kadindikpora Kabupaten Magetan lanjutkan KBM system daring, kecuali TK dan SD

Drs. Suwata M. Si Kadindikpora Magetan


Berpedoman pada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud RI), Dinas Pendidikan Dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan dalam menyambut tahun ajaran baru Tahun 2020-2021, akan tetap melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dari rumah atau yang biasa disebut Daring (Dalam jaringan).

Dalam hal ini Suwata selaku Kepala Dinas Pendidikan Dan Olahraga (Dikpora) Kab. Magetan menjelaskan bahwa pada tahun ajaran baru ini yang berbeda hanyalah pada skemanya pembelajaranya saja.

Semua sudah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri diantaranya Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RI, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri yang didalamnya terdapat 2 macam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yakni system daring dan tatap muka.

"Yang berbeda hanya skema pembelajaranya saja, semuanya sudah di atur dalam SKB 4 Menteri diantaranya Mendikbud, Menag, Menkes dan Mendagri, dan di dalam SKB itu ada 2 macam KBM yakni system daring dan tatap muka,"jelasnya pada jumat, (3/6)

Masih menurut Suwata bahwa untuk Magetan sendiri jika mengacu pada SKB 4 Menteri yang menyatakan bahwa yang dieprbolehkan melakukan KBM tatap muka hanya pada yang wilayahnya berada dalam zona hijau.

"Untuk zona kuning, orange dan merah tidak diperbolehkan dan sampai saat ini kondisi di Magetan sendiri masih berada dalam zona orange, jadi untuk menuju zona hijau lama, karena harus melewati zona kuning terlebih dahulu,"tuturnya

Jadi kalau harus memang mengacu pada SKB 4 Menteri, untuk daerah Magetan sampai saat ini, mulai dari TK,SD,SMP diharuskan tetap menggunakan system belajar dari rumah atau daring.

"Surat sudah saya edarkan yang isinya bahwa  KBM dari rumah diperpanjang sampai batas waktu yang tidak ditentukan dan manakala nanti kondisi daerah memang sudah benar siap dan akan selalu berkordinasi dengan team gugus tugas kabupaten maka akan kita segera beritahu,"ujar Suwata

Namun menurut Suwata untuk jenjang TK, SD tidak memungkinkan untuk menerapkan system belajar daring dan oleh sebab itu maka akhirnya memutuskan untuk KBM tingkat TK dan SD di Magetan agar para guru mengadakan KBM dengan melakukan kunjungan kerumah-rumah dengan tetap taat pada protokol kesehatan yaitu memakai masker, cuci tangan serta menjaga jarak.

Selain itu keputusan ini juga diharapkan bisa membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan dalam rangka memutus rantai penyebaran covid-19 dengan cara bahwa setiap guru sudah ditekankan untuk melakukan edukasi kepada orang tua siswa/siswi tentang penerapan protokol kesehatan tentang covid-19.

Karena menurutnya, orang-orang tua saat ini berada dalam tahap euforia merasa bahwa saat ini normal-normal saja, dan itu perlu diberi edukasi kembali.

"Untuk KBM TK dan SD setiap guru akan melakukan kunjungan di rumah untuk melakukan edukasi tentang penerapan protokol kesehatan tentang covid-19 kepada orang tuanya, karena sekarang kan orang euforia berasa normal-normal saja dan ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran covid-19,"tutupnya. (NB)




#Dikpora #Magetan #KBM #DindikMagetan