Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

6 Desa Terendam Banjir, Bupati Ngawi Akan Naikan Jalan Kabupaten 1,5 Meter.

Bupati Didampingi Kapolres dan Dandim Meninjau Lokasi Banjir.

Garudatoday, Ngawi-Sungai Begawan Madiun yang melintas di wilayah Ngawi bagian Timur meluap dikarenakan hujan yang mengguyur Kabupaten Ngawi sejak hari sabtu malam, (12/12).

Akibat dari luapan Sungai Begawan Madiun ini, berdampak terendamnya 6 Desa dari 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Kwadungan dan Pangkur.

Hal ini tentu membuat Bupati Ngawi Ir.Budi Sulistyono atau yang biasa disebut Mbah Kanang ini untuk meninjau secara langsung lokasi banjir yang bertempat di Desa Dinden Kecamatan Kwadungan pada senin, (14/12).

Didampingi oleh Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya dan Dandim Ngawi Letkol Inf Totok Prio Kismanto, dalam kesempatan ini Bupati mengatakan kepada awakmedia bahwa setidaknya Pemkab harus mulai tanggap akan hal ini, terutama harus meninggikan beberapa dataran yang ada.

"Paling tidak kita harus mulai tanggap, ada beberapa yang memang harus kita tinggikan, Daerah tertentu terutama untuk jalan ini seperti jembatan sudah kita tinggikan,"ujarnya.

Bupati mengungkapkan bahwa jalan akses di Daerah ini perlu untuk ditinggikan, menurutnya yang menghambat dalam hal ini ialah luas dari Desa sendiri.

"Kalau Desa itu sulit ya, karena luas wilayah Desa kita tentu memerlukan waktu, tenaga serta biaya,"imbuhnya.

Selain itu Bupati menambahkan bahwa untuk ke depanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan memprioritaskan akses jalan Kabupaten.

"Namun jika ini jalan Kabupaten ya harus kita naikan minimal 1,5 meter, prioritas yang jalan Kabupaten,"pungkasnya.

Banjir Setinggi Lutut Orang Dewasa.

Sementara itu Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi Teguh Puryadi, mengungkapkan bahwa terjadinya luapan Bengawan Madiun juga disebabkan tingginya debit sungai Bengawan Solo di waktu yang sama.

“Penyebab dari meluapnya sungai bengawan Madiun karena bertepatan Bengawan Solo juga mengalami debit yang tinggi akibat hujan lebat di beberapa daerah sekitar Ngawi termasuk banjir di Magetan,”terangnya.


Sebagai informasi dalam tragedi banjir ini yang mengalami dampak paling serius diantaranya dari Kecamatan Kwadungan yaitu Desa Dinden, Desa Purwosari, Desa Simo dan Desa Kendung. Sedangkan untuk Kecamatan Pangkur ada Desa Pleset dan Desa Waruk Tengah.





Penulis : Nanda Cahaya Baru

Posting Komentar untuk "6 Desa Terendam Banjir, Bupati Ngawi Akan Naikan Jalan Kabupaten 1,5 Meter."