Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Abdimas UNIPMA Kelas 5A Kelompok 2 Managemen Ajarkan Teknik Digital Marketing Kepada Produsen Brem Desa Bancong Wonoasri Madiun.


Siapa yang tidak mengenal istilah Brem? 

Brem merupakan salah satu makanan terbuat dari sari ketan yang dimasak dan dikeringkan, yang merupakan hasil dari fermentasi ketan yang diambil sarinya saja dan kemudian diendapkan dalam waktu sekitar sehari semalam. brem padat didefinisikan sebagai makanan padat yang terbuat dari penguapan sari tape ketan dengan penambahan pati yang dapat larut.

Bahan baku yang umumnya digunakan dalam pembuatan brem padat adalah ketan putih. Ketan putih sebelum dibuat olahan brem padat, harus dibuat tape ketan putih terlebih dahulu. Tape ketan putih sebagai bahan dasar pembuatan brem padat yang baik dan bermutu yaitu harum, enak, legit, dan tidak menyengat karena terlalu tinggi kadar alkoholnya. 

Sensasi makanan ini muncul ketika makanan dimasukkan ke dalam mulut yang akan langsung mencair dan lenyap meninggalkan rasa 'semriwing' di lidah.

Nah, buat Kalian yang mau tahu lebih lengkap tentang makanan Brem ini, yuk simak .......

Tim Abdimas Kelompok 2 Managemen 5A UNIPMA.

Kali ini Mahasiswa dari Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) Program Studi Manajemen sedang melakukan pengabdian masyarakat di sentra industri ini. Program ini bertujuan untuk menambah wawasan serta meningkatkan penjualan pendapatan agar dapat bertahan dalam krisis ekonomi akibat dari pandemi Covid 19, selain itu juga dapat membuat strategi pemasaran yang baru.

Beberapa inovasi yang dilakukan dari mahasiswa UNIPMA kelompok 2 managemen 5A ini adalah membantu proses pemasaran digital yaitu melalui Media Sosial (Medsos) meliputi instagram,facebook, serta juga kami buatkan website sehingga proses pemasaran dimasa saat ini tidak hanya bergantung pada pemasaran manual dari toko ke toko, namun akan terlihat lebih efektif dengan pemasaran online. 

Pusat penghasil Brem ini pertama kali  terletak di sebuah kecamatan Caruban, Kabupaten Madiun, dan berasal dari dua Desa penghasil : Bancong dan Kaliabu. 

Brem sendiri sudah mulai dibuat oleh nenek moyang dulu sebagai salah satu jenis makanan, waktu demi waktu hasil olahan tersebut mulai dikenal dan diminati oleh msyarakat sekitar sehingga menjadi sebagian mata pencarian penduduk sekitar untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. 

Sampai saat ini brem sudah dikerjakan dari generasi ke generasi dan kini membuat brem menjadi sebuah simbol makanan khas dari kabupaten Madiun.

Kata Brem merupakan pemikiran filsafat masyarakat pada zaman dahulu, dikaitkan dengan perjalanan sejarah agama Hindu-Budha. Brem dulunya merupakan cairan yang dipakai sebagai pengganti darah dalam upacara Adat msyarakat sekitar, yang bertujuan untuk melestarikan manusia dengan alam lingkungannya. Brem dikemas berbentuk lempengan balok berwarna putih kekuningan, dan memiliki rasa asam manis.

Jajanan yang satu ini memang sering dijadikan salah satu pilihan oleh-oleh wisatawan yang datang ke Madiun. Di Desa Bancong tepatnya di Jalan Mawar Rt/Rw 03/01 Wonoasri Madiun yamg merupakan salah satu kawasan industri Brem, dengan adanya industri rumahan tersebut maka mampu menyangga perekonomian berbagai elemen dan masyarakat pada sekitar industri Brem.

Ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dari Brem padat. Brem dapat menaikkan kadar hormon yang diyakini dapat membantu arteri darah berlebihan dan dapat juga untuk mengurangi risiko serangan jantung. Selain itu Brem juga dapat meningkatkan DHEAS (dehydro-epiandrosterone) yang mempunyai manfaat memperlancar peredaran darah dalam tubuh serta mengurangi kadar kolesterol buruk.

Jadi ,Kalau berkunjung ke Madiun jangan lupa mampir ke pusat oleh oleh untuk membawa sekotak brem ini untuk snack dirumah. Rasanya yang asam manit dijamin akan membuat anda ketagihan, Cobaiiin deeh soobbb rasanya ah mantabb……

Ingin memesan atau mencari tau lebih bnyak lagi tentang brem ? hubungi saja bapak Fukodin dan ibu Rumina .telp: (0351)386712. Atau bisa langsung saja datang ke lokasi yang beralamatkan di Jalan Mawar Rt 23 Rw 01 Desa Bancong Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun Jawatimur Indonesia.
(Mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Kelompok 2 Prodi Manegemen 5A UNIPMA)













Editor+Publisher : Nanda Cahaya Baru


Posting Komentar untuk "Abdimas UNIPMA Kelas 5A Kelompok 2 Managemen Ajarkan Teknik Digital Marketing Kepada Produsen Brem Desa Bancong Wonoasri Madiun."