Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kurang Dari 2 Minggu Jebakan Tikus Beraliran Listrik Di Ngawi Sudah 4 Korban Jiwa, Bupati Nyatakan Pemberian Sanksi Terhadap Kades.

(Foto:istimewa).

Garudatoday, Ngawi-Kurang dari 2 minggu jebakan tikus beraliran listrik di Ngawi sudah menelan sebanyak 4 korban jiwa. Tepatnya selama 11 hari terhitung mulai tanggal 8 hingga 19 Desember 2020.

Seperti yang baru ini terjadi pada Ruslan(60) seorang warga Dusun Jati Dua, Desa Gandri, Kecamatan Pangkur yang baru saja meregang nyawa dikarenakan jebakan tikus beraliran listrik yang dibuatnya sendiri pada Sabtu,(19/12/2020).

Diketahui bersama bahwa Polres Ngawi sendiri sebenarnya sudah menghimbau seluruh para petani yang ada di kota Ngawi agar tidak lagi menggunakan jebakan tikus beraliran listrik dikarenakan banyaknya korban jiwa. Namun nyatanya masih banyak juga yang tak mengindahkan himbauan tersebut.

Terkait dengan hal ini Bupati Ngawi Ir Budi Sulistyono yang akrab dengan sapaan Kanang mengatakan bahwa ia akan memberikan sanksi bagi semua Kepala Desa yang lengah jika masih ditemukan warganya yang masih nekat memasang jebakan tikus beraliran listrik.

"Kalau mereka para Petani pasang jebakan tikus listrik atas sepengetahuan Kades, Kadesnya kita beri sanksi,"ujar Kanang secara tertulis pada minggu,(20/12/2020).

Kanang menjelaskan bahwa sampai saat ini para Petani secara diam-diam dan tanpa sepengetahuan Kades dan Perangkat Desa, masih menggunakan jebakan tikus listrik. Sementara Pemkab Ngawi melalui Dinas Pertanian sudab seringkali mengadakan sosialisasi pembasmian hama tikus yang ramah lingkungan.

"Kita sudah sering adakan sosialisasi tentang bahayanya jebakan tikus listrik, dan memberikan solusi menggunakan burung hantu untuk membasmi tikus, tapi banyak yang beranggapan cara tersebut kurang efektif oleh petani sehingga mereka memilih pakai listrik,"jelasnya.


Masih kata Kanang mengungkapkan bahwa dari Pemkab Ngawi sendiri sudah memberikan bantuan berupa burung hantu kepada setiap Desa sebanyak ribuan.

"Burung hantu sudah lama kita berikan ke Petani ke Desa-Desa. Kalau jumlah lupa ada kalau ribuan,"ungkap Kanang.

Bupati Kanang juga menambahkan bahwa ia sudah berkoordinasi dengan seluruh Forkopimda untuk melakukan penanganan secara serius dikarenakan banyaknya korban jiwa akibat jebakan tikus listrik.

"Kita sudah koordinasikan dengan Kapolres, Dandim dan lainnya untuk penanganan serius kasus ini. Kita juga menghimbau kepada para Petani untuk menghentikan pembasmian tikus dengan menggunakan listrik,"pungkasnya.










Penulis : Nanda Cahaya Baru

Posting Komentar untuk "Kurang Dari 2 Minggu Jebakan Tikus Beraliran Listrik Di Ngawi Sudah 4 Korban Jiwa, Bupati Nyatakan Pemberian Sanksi Terhadap Kades."