-->

Mahasiswa UNIPMA Berikan Inovasi Serta Strategi Pemasaran Roti Bolu Kepada Dinawa Group Magetan Guna Meningkatkan Penjualan.

Garudatoday, Magetan-Universitas PGRI Madiun (Unipma) kembali melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat. Kali ini dilakukan kelompok 1 dari kelas 5D, Mahasiswa Program Studi Manajemen dengan dosen pendamping, Arifiansyah Saputra, S.T., M.M. Adapun lokasi kegiatannya berada di Dinawa Group Jl. Raya Magetan Nitikan, RT.01/RW.01, Nitikan, Kec. Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur 63361 (18/12/2020).

Roti bolu Dinawa pertama kali di produksi pada tahun 1995 oleh Bapak Isdi dan dibantu oleh sang istri yang sekarang dilanjutkan oleh anaknya yang bernama Herna. Mereka berharap bisnis yang mereka rintis mampu menjadi produsen jajanan khas yang berbeda di Magetan.

‘’Roti bolu Dinawa memiliki cita rasa yang berbeda dari yang lainnya. Salah satunya adalah adanya rasa jahe dan rasa jeruk pamelo. Kemudian jahe khusus dihaluskan bersamaan dengan jeruk pamelo, dan setelah itu dicampurkan ke dalam adonan agar menghilangkan bau amis dari telur,"ujar Herna saat tim abdimas kelompok 1 kelas 5D progam studi manajemen kunjungi ditempat produksinya.

Meskipun sekarang banyak usaha yang terdampak Covid-19, namun Dinawa Group masih mampu memproduksi roti bolu seperti biasanya bahkan penjualannya lebih meningkat dari sebelumnya.

Kedatangan kami sangat disambut baik oleh owner bolu Dinawa. Karena kami memberikan suatu inovasi terbaru mengenai packaging dan desain logo terbaru untuk menggaet para pelanggan. 

Menurut Bagus Fadhillah selaku ketua kelompok 1 abdimas  kelas 5D prodi manajamen, “memperbarui packaging dan logo itu dapat memberikan peningkatan dalam penjualan dan dapat membuat produk lebih tahan lama karena kemasan terbaru menggunakan plastik zipper stand up (bisa ditutup dan dibuka kembali) sehingga dapat menjaga kebersihan dari roti bolu dinawa,”terangnya.

Dengan memperbarui kemasan kami berharap roti bolu Dinawa dapat lebih menarik dimata para konsumen sehingga dengan begitu banyak konsumen yang berminat untuk membelinya.

Saat ini penjualan roti bolu Dinawa sudah menyebar luas hingga ke kota-kota besar bahkan sampai luar jawa. Seperti yang telah kita ketahui sekarang ini kita hidup di era digital dimana Sosial Media (Sosmed) sangat berkembang pesat dan banyak sekali yang mengakses sosial media sehingga kami membantu mengelola penjualan usaha roti bolu Dinawa ini melalui Sosial Media ( Shopee, Instagram, Facebook,dan Tik Tok) agar usaha ini dapat secara luas dikenal banyak orang dan lebih memudahkan para konsumen yang berada jauh dari lokasi usaha ini untuk membeli roti bolu Dinawa. 

Menurut Herna, “Sebetulnya yang kami produksi tidak hanya roti bolu saja tetapi ada juga jajanan khas tradisional lainnya seperti likak-likuk, carang emas, sagon, bolu kering dan yang paling banyak diminati adalah roti bolu basah,"ungkapnya.

“Salah satu kendala yang sering dihadapi adalah ketika di desa sedang ada acara hajatan manten para karyawan terutama ibu-ibu tidak bisa memproduksi bolu seperti biasanya karena banyak ibu-ibu yang membantu di acara hajatan tersebut sehingga tidak bisa memaksilmalkan produksinya,"imbuh Herna.

Dengan pengabdian ini, kelompok 1 5D manajemen berharap dapat membantu UMKM Roti Bolu Dinawa di Magetan dalam memperluas pemasaran, terutama melalui digital marketing.
(Kelompok 1/5D Prodi Managemen UNIPMA)











Editor+Publisher : Nanda Cahaya Baru