Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Ujian Perades Desa Nitikan Menuai Protes!!

 

Mediasi panitia dengan peserta ujian


Garudatoday, Magetan-Sebanyak 4 peserta ujian perangkat desa melakukan protes terkait ketidaktransparan hasil ujian komputer di kantor Desa Nitikan pada,(02/12/2020).


Menurut para peserta ujian, pada saat ujian komputer tersebut merasa sudah menjawab soal dengan jawaban yang memang benar hasilnya, akan tetapi menurut panitia jawaban tersebut salah.


Selain itu para peserta juga menuntut agar panitia dan pemdes berlaku transparan terkait hasil ujian yang disampaikan terlambat lebih dari 2 jam, tanpa adanya pemberitahuan resmi antara pihak panitia ujian dengan peserta ujian.


Terkait permasalahan tersebut Ketua Panitia Ujian Desa Nitikan Wahyu Purwanto mengatakan bahwa sebelumnya permasalahan ini sudah di anggap clear oleh pihak peserta ujian, karena menurutnya setelah pengumuman semua peserta ujian perades yang komplain pun langsung di selesaikan di tempat.


Ia juga menambahkan bahwasanya sudah memberitahukan kepada peserta ujian perades,"bilamana ada yang merasa keberatan dengan hasil ujian, bisa di koordinasikan dengan panitia selama 1x24jam,"katanya.


Terkait masalah jawaban benar namun disalahkan panitia ia membantah, karena menurutnya dalam ujian komputer ini yang dinilai adalah tentang kemahiran para peserta ujian dalam menggunakan microsoft word dan excell guna meraih calon perades yang profesional.


Ia menjelaskan bahwasanya peserta yang menjawab menurutnya benar tapi merasa disalahkan karena mengerjakan tanpa menggunakan rumus, melainkan dengan cara manual.


Masih lanjut Wahyu menjelaskan bahwa sesuai kesepakatan antara Pemerintah Desa (Pemdes) Nitikan dengan Tim Panitia Ujian bahwa yang dicari adalah yang profesional dalam penggunaan word dan excell, maka dari itu dari tim panitia pun menyeleksinya dengan teliti, serta memperhatikan setiap pengerjaan peserta ujian dengan detail untuk memperoleh perades yang handal.


Lalu terkait masalah keterlambatan dalam pemberitahuan hasil ujian komputer, ia pun mengaku sudah meminta maaf kepada para peserta ujian, dan juga menjelaskan alasan terjadinya keterlambatan saat itu juga kepada peserta ujian.


Disisi lain Yudha Adi salah satu wakil peserta ujian ketika diwawancara awakmedia menyatakan keberatan dengan penolakan laporan oleh tim panitia dikarenakan komplain tidak terjadi pada saat itu juga.


Menurut Yudha bahwa dalam tata tertib pengisian perangkat pun tidak tertulis seperti yang dikatakan oleh Ketua Panitia terkait pelaporan keberatan ditunggu dalam 1x24jam.


"Tata tertib dalam pengisian tes tersebut tidka menyatakan kalau protes atau mengajukan tuntutan tidak terima dapat dilakukan setelah 1x24jam,"pungkasnya. 


Sebagai informasi sebelumnya Desa Nitikan telah mengadakan ujian Pengisian Perangkat Desa (Perades) dengan jabatan kosong Sekretaris Desa (Sekdes) dan Kasi Pelayanan dengan total 26 peserta ujian.


Posting Komentar untuk "Ujian Perades Desa Nitikan Menuai Protes!!"