-->

Banjir Luapan Sungai Wulan di Kudus Makin Tinggi, Warga Enggan Mengungsi

KUDUS JATENG - Banjir akibat meluapnya Sungai Wulan masih merendam di sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Meski ketinggian air mencapai 1 meter, warga memilih untuk bertahan di rumah.

Dilansir dari situs resmi detik.com, genangan air di Setrokalangan Kecamatan Kaliwungu terbilang tinggi, Minggu (31/1). Bahkan ketinggian air mencapai 1 meter lebih.

Meski demikian terlihat warga masih bertahan di rumah. Warga yang rumahnya terendam banjir memilih untuk meninggikan perabotan rumah tangga.

Salah satu warga Rodi mengatakan genangan air sejak Sabtu (30/1) sore kemarin. Namun saat malamnya ketinggian air terus naik hingga masuk ke rumah.

"Kemarin sore sudah ada genangan di depan rumah. Cuman tadi malam jam 11 air sudah masuk ke dalam rumah. Tidurnya tempat tidur ditinggikan," ujar Rodi saat ditemui di lokasi, Minggu (31/1/2021) sore.

Rodi mengaku enggan untuk mengungsi. Dia memilih untuk bertahan di rumah. Rodi mengaku sampai sore ini belum mendapatkan bantuan logistik makanan.

"Bertahan di rumah saja. Tidurnya di tempat tidur ditinggikan. Mudah-mudahan besok sudah surut," kata dia.

Kepala BPBD Kudus Budi Waluyo mengatakan pihaknya sudah menyediakan posko pengungsian dan dapur umur di kantor Kecamatan Kaliwungu dan di Balai Desa. Namun nyatanya warga masih enggan mengungsi di posko. Warga memilih mengungsi di rumah saudara yang tidak terdampak banjir.

"Posko dari kecamatan sudah menyiapkan juga di balai desa. Namun masih enggan untuk mengungsi. Kita bawa logistik belum bisa," ujar Budi saat ditemui di lokasi sore ini.

Budi mengatakan banjir kali ini disebabkan karena debit air Sungai Wulan tinggi. Tingginya Sungai Wulan karena intensitas curah hujan tiga hari belakangan cukup tinggi juga.

"Wilayah selatan, dari intensitas hujan dan dari Wilalung juga. Sehingga air meluap ke pemukiman warga. Mudahan besok sudah surut," ujar Budi.

Dia menjelaskan adapun untuk wilayah desa yang terdampak di Kecamatan Kaliwungu meliputi Desa Setrokalangan, Desa Banget, Desa Kedungdowo dan Desa Garung Kidul.

"Undaan di Karangrowo beberapa rumah. Jati Wetan dan Tanjung Karang juga beberapa rumah. Ketinggian bervariasi di Setrokalangan ini ada yang sampai 1 meter lebih," ucapnya.

Plt Bupati Kudus Hartopo juga mengatakan warga kebanyakan masih tidak mau mengungsi di Posko. Padahal genangan banjir di Setrokalangan cukup tinggi. Meski demikian pihaknya menyediakan posko hingga obat - obatan bagi warga.

"Kita menyediakan tempat pengungsian dan dapur umum dan tenaga kesehatan. Mudah - mudahan semalam ini bisa surut. Tidak ada yang sakit. Kita saat ini sedang butuh perahu karet barang kali ada warga mengeluh sakit. Sini bisa ada yang menjemput," tambah Hartopo disela - sela meninjau warga terdampak banjir Setrokalangan Kecamatan Kaliwungu sore ini.


Sumber : detik.com