Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Bus Tabrak Pikup Di Situbondo, Supir Pikup Tewas Terjepit

SITUBONDO JATIM - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Situbondo-Bondowoso. Kecelakaan ini melibatkan bus dan pikap dan menelan satu korban jiwa.

Bus Fandy Putra bernopol N 7163 T tabrakan dengan pikap Gran Max bernopol W 8569 XG. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.20 WIB di perbatasan antara Desa Kotakan dan Desa Kalibagor, Kecamatan Situbondo.

Akibat kecelakaan tersebut, sopir pikap bernama Samsiono, warga Desa Kalibagor tewas di lokasi. Tubuh pria berusia 36 tahun itu sempat terjepit lama dalam kabin pikapnya yang ringsek. Hampir satu jam proses evakuasi dilakukan petugas dibantu warga.


"Yang tewas satu orang, sopirnya saja. Tapi dalam pikap itu tadi isi sekitar 3-4 orang. Semua duduk di depan. Sepertinya luka-luka semua. Sopir dan penumpang bus juga banyak luka," kata Teguh, seorang warga di lokasi kejadian, Minggu (31/1/2021).


Selama proses evakuasi sopir pikap yang tewas, kemacetan pun tak bisa dihindari. Semua arus kendaraan, baik dari arah Bondowoso maupun Situbondo seketika tertahan, dan mengular hingga hampir 2 km. Sebab, jalan raya di atas jembatan tidak memiliki bahu jalan. Sehingga sulit meminggirkan bangkai kendaraan yang terlibat kecelakaan.


"Lokasi kecelakaan itu di atas jembatan. Tidak ada bahu jalan, cuma jalan aspal itu," kata seorang polisi di lokasi kejadian kepada wartawan.

Pikap yang dikemudikan Samsiono melaju kencang dari arah utara. Dia baru saja mengantar peralatan pesta pernikahan dan bermaksud menjemput sisa peralatan lagi ke Desa Kalibagor.

Dalam perjalanan, Samsiono tancap gas. Menjelang lokasi kejadian, pikap ini bahkan sempat mendahului beberapa kendaraan di depannya, hingga masuk jalur di atas jembatan.

Di sini, dari arah berlawanan tiba-tiba muncul bus penjemput karyawan sebuah perusahaan di Situbondo, yang dikemudikan Agung Hardika Pratama (26), warga Kecamatan Prajekan, Bondowoso. Dia dalam perjalanan ke Situbondo usai menjemput karyawan perusahaan di daerah Kecamatan Klabang, Bondowoso.

"Informasinya sebelum kecelakaan, Gran Max memang sempat mendahului beberapa kendaraan di depannya. Di atas jembatan tak bisa menghindar, karena tidak ada bahu jalan. Tapi semua masih kami perdalam lagi," kata Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Indah Citra Fitriani saat dihubungi wartawan.

Karena jalan di atas jembatan terbatas dan tidak ada bahu jalan, kecelakaan pun tak bisa dihindari. Bruaak...!!! Adu banteng. Bus dan pikap sama-sama ringsek di bagian depan. Kondisi paling parah terjadi pada kabin pikap yang tampak remuk dan hancur.

"Sekarang anggota masih bekerja ekstra mengumpulkan keterangan saksi. Di antaranya masih ada di lapangan. Jadi mohon ditunggu dulu keterangan lengkapnya," pungkas AKP Indah.


Sumber : detik.com

Posting Komentar untuk "Bus Tabrak Pikup Di Situbondo, Supir Pikup Tewas Terjepit "