Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Gaya Setya Novanto di lapas Sukamiskin : berjanggut - pakai topi caping

 BANDUNG JABAR - Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto kini memiliki kesibukan baru bersama narapidana korupsi lainnya di dalam Lapas Sukamiskin, Kota Bandung. Di samping menjalani tahanan, pria yang akrab disebut Setnov itu disibukkan dengan program pembinaan di lapas, yakni bertani.

Foto Setnov ketika memanen padi pun menjadi sorotan. Pria yang biasa mengenakan busana perlente itu kini mengenakan topi caping khas petani. Dengan balutan baju kemeja putih, ia pun menggenggam arit di tangan kanan dan padi yang dituai di tangan kiri. Dagunya pun kini lebat berjanggut.



Di samping kanan Setnov, ada Eks Wali Kota Bandung Dada Rosada. Tampilan Dada lebih santai dengan menggunakan polo shirt bermotif garis-garis. Tampak tak banyak yang berubah dari Dada.


Ditjen Pemasyarakatan menyebut hal itu merupakan bagian dari salah satu program pembinaan di lapas. "Terlepas dari apa pun status atau profesi Setnov dan warga binaan korupsi lainnya, mereka memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan warga binaan di seluruh Indonesia di lapas dan rutan. Salah satunya adalah mendapatkan pembinaan," tutur Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Pas Rika Aprianti saat dimintai konfirmasi, Jumat (29/1).


"Salah satunya ini adalah pembinaan kemandirian dan kegiatan keterampilan dan kegiatan kerja di bidang pertanian. Itu menjadi hak bagi Setnov atau narapidana koruptor dan warga binaan selama menjalani pidana di lapas, dalam hal ini di lapas korupsi," kata Rika menambahkan.


Ia mengatakan setiap warga binaan di lapas serta rutan memiliki hak dan kewajiban untuk mendapatkan pembinaan. Pembinaan terdiri atas dua jenis, yaitu pembinaan kepribadian dan kemandirian. Pembinaan kepribadian misalnya terkait intelektual, spiritual, keagamaan. Sedangkan pembinaan kemandirian terkait kegiatan kerja dan kemampuannya.


Pembinaan kemandirian adalah pembinaan yang diberikan kepada warga binaan untuk membentuk mereka menjadi lebih mandiri kaitannya dengan kegiatan kemandirian dengan kegiatan kerja dan skill," ucap Rika.


Kalapas Sukamiskin Asep Sutandar membenarkan aktivitas Setnov saat ini terjun ke sawah untuk menggarap lahan pertanian yang berada di area blok lapas khusus koruptor itu. Selain Setnov, ada narapidana koruptor lain yang ikut menggarap lahan sawah, seperti mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, mantan Korlantas Polri Djoko Susilo, hingga eks Wali Kota Bandung Dada Rosada.

"Ya memang kan di sini ada program kepribadian dan kemandirian seperti selayaknya lapas pada umumnya. Kebetulan di sini ada lahan yang kosong kita manfaatkan untuk palawija, padi, dan perikanan. Agak uniknya memang kalau di lapas umurnya kan pidana umum yang menggarap, tapi ini beliau-beliau yang notabene status sosialnya tinggi mau terjun ke sawah," ujar Asep kepada wartawan, Kamis (28/1).


Asep menuturkan penggarapan lahan di Lapas Sukamiskin itu sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Namun, beberapa waktu ke belakang, para napi koruptor seperti Setnov mulai giat bersawah.


Kalau menggarap itu sudah beberapa waktu bulan lalu lah, tapi intinya lebih difokuskan lagi. Sudah ada sebelum saya ke sana. Cuma belum turun semua. Ini baru tergerak," ujarnya.


Menurut Asep, program ini selain bentuk pembinaan, sekaligus untuk memanfaatkan waktu bagi para narapidana khususnya napi koruptor. Maka, kata dia, para napi ini memiliki kegiatan dan tak melulu memikirkan dunia luar.


"Masa Covid ini ada kegiatan positif di dalam ini. Ya menginginkan suasana yang tidak terlalu berpikir jauh keluar. Situasi di luar juga mengerikan. Tapi kan harus ada solusi bagaimana untuk membuat situasi di dalam tidak merasa terkungkung. Ada kegiatan bukan sekadar mengisi waktu, tapi bermanfaat," tutur Asep.


Sumber: detik.com

Posting Komentar untuk "Gaya Setya Novanto di lapas Sukamiskin : berjanggut - pakai topi caping"