Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Pria Blitar yang gantung diri kerap ketakutan,kenapa ?

 BLITAR JATIM- S, pria usia 67 tahun yang ditemukan tewas gantung diri di rumahnya Blitar, diceritakan tetangganya sering mengalami ketakutan yang berlebihan. Dia juga kerap melontarkan ucapan akan membunuh anak-anaknya saat emosi.

Menurut keterangan Kades Sumberejo, Tugas Miguno, S dikenal sebagai pribadi yang pendiam. Dia sehari-hari rajin pergi bekerja sebagai petani penggarap lahan. Secara ekonomi, kebutuhan hidup S dengan dua anaknya mencukupi.



Anak S yang pertama, berinisial HN (30) bekerja di Timor Leste dan rutin mengirim uang ke keluarganya di Blitar sebanyak Rp 3 juta/bulan. Anak keduanya NF (22) usai lulus SMA juga bekerja di sebuah toko milik tetangga dan rencananya akan meneruskan kuliah. Sedangkan anak bungsunya, bocah pria berusia 9 tahun masih sekolah di SD


Sama tetangga grapyak (Ramah). Tapi S ini jadi sering merasa ketakutan, sejak ada tetangga dekatnya tewas karena gantung diri juga," jawab Kades Gun dihubungi wartawan, Sabtu (30/1/2021).


Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Donny Kristian Bara'langi juga mengungkap keterangan beberapa tetangga dekat mereka. S diceritakan mengalami kecemasan yang berlebihan. Pria 67 tahun ini juga lebih temperamental kepada anak-anaknya.


Dari keterangan tetangganya, kalau pas marah, emosinya meledak-ledak. Sampai mengancam akan membunuh anak-anaknya," tutur Donny.


Pada seorang keponakannya yang tinggal berdekatan, S juga menitipkan untuk merawat anak-anaknya jika setiap saat dia meninggal dunia.


Pak S ini pernah sakit parah. Lalu dibawa ke rumah sakit namun melarikan diri. Dia tidak mau dirawat, kalau waktunya mati ya mati saja, begitu alasannya," imbuhnya.


Dari keterangan itu, Donny mengaku tidak bisa serta merta menyatakan S mengalami gangguan jiwa. Karena interaksi sosial dengan tetangga masih bagus, komunikasi juga bagus dan pria ini sadar akan tanggung jawabnya pada keluarga dan negara.


"Tiap hari berangkat kerja. Interaksi sosial tidak ada masalah. Dia juga wajib pajak yang sadar membayar pajak, karena kami temukan di ruang tamu dia baru bayar pajak," tandasnya.


Saat ini penyidik Satreskrim Polres Blitar bersama Kapolres AKBP Leonard M Sinambela sedang melakukan gelar perkara. Hasil olah TKP, autopsi dan hasil Labfor Polda Jatim yang dikumpulkan akan menguatkan kesimpulan kronologi tragedi tragis yang terjadi di keluarga ini.


Sumber; detik.com

Posting Komentar untuk "Pria Blitar yang gantung diri kerap ketakutan,kenapa ?"