Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

3 Rumah Di Jombang Rusak Terseret Banjir Bandang

JOMBANG JATIM - Banjir bandang yang menerjang Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, menyeret tiga rumah. Hunian tersebut rata dengan tanah. Sementara sedikitnya 30 rumah lainnya terdampak. Material banjir berupa lumpur merah bercampur kayu.

Selan itu, dua jembatan di desa tersebut juga rusak. Kemudian hewan ternak dan perabotan milik warga hilang terseret air bah. 

Hal itu ditegaskan Kepala Desa Banjaragung Hasan Sulaiman. “Rumah yang terdampak ada 36. Dari jumlah itu, 15 rusak parah, tiga diantaraya terseret banjir. Karena letak rumah tersebut dekat dengan daerah aliran sungai,” kata Hasan menjelaskan, Selasa (2/2/2021).

Hasan mengatakan pihaknya akan melaukan koordinasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jombang. Selain itu juga mendata tingkat kerusakan serta kerugian yang diakibatkan banjir bandang. “Di Banjaragung ada tiga titik yang kondisinya parah,” sambung Hasan.

Hasan mengungkapkan bahwa rusaknya jembatan di Banjaragung karena ada sumbatan di aliran sungai. Pasalnya, terdapat rumpun babau dan sampah yang tersangkut di tiang jembatan. Akibatnya, aliran sungai itu tersumbat. Pada saat bersamaan, air sungai bercampur lumpur mengalir deras.

“Karena tida kuat menahan gempuran arus. Jembatan tersebut akhirnya ambrol pada Senin malam. Air bah juga memasuki perkampungan warga. Ada tiga rumah yang terseret. Beruntung tida ada korban jiwa. Hanya perabot dan hewan ternak yang hilang,” ujar Hasan.

Kepala BPBD Jombang Abdul Wahab membenarkan kejadian itu. BPBD juga melakukan kordinasi dengan Dinas PUPR untuk menginverisir sampah yang menyumbat sungai. Selain itu juga menerjunkan alat untuk melaukan pembersihan.

Wahab mengatakan bahwa banjir tersebut lumpunya berwarna merah. “Artinya, ada longsoran baru, karena warnanya merah. Lalu bercampur dengan sampah, meterial kayu, serta rumpun bambu,” ujarnya.


Selain dengan Dinas PUPR, pihanya juga kerja sama dengan Dinas Sosial. Hal itu untuk menyiapkan dapur umum bagi warga yang tidak bisa memasak karena rumahnya rusak. “Ada tiga rumah yang hanyut. 

Kita ingatkan masyarakat untuk menghubungi BPBD ketika terjadi sesuatu. Atau bisa menghubungi kecamatan setempat, karena dari kecamatan akan diteruskan ke BPBD Jombang,” pungkas Wahab. 


Sumber : beritajatim.com

Posting Komentar untuk "3 Rumah Di Jombang Rusak Terseret Banjir Bandang"