-->

Kakak bunuh adik dengan cangkul 2 kali pernah kabur dari RS jiwa

 PASURUAN JATIM - Mustofa, seorang kakak membunuh adik dengan cara memukul dengan cangkul hingga tewas masih menjalani tes kejiwaan di RS Jiwa Lawang, Kabupaten Malang. Belakangan pelaku pernah kabur dari rumah sakit tersebut.

"Hasil tesnya belum keluar. Kemungkinan seminggu lagi," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adrian Wimbarda, Senin (1/2/2021).



Berdasarkan keterangan dari RS Jiwa Lawang, pelaku sebelumnya pernah dirawat di sana 2 kali. Terakhir kali dirawat, kabur.

Dan saat ini ia kembali dikirim ke rumah sakit tersebut untuk menjalani tes kejiwaan setelah membunuh adiknya, Muhammad Syafiruddin alias Musafir.


"Sudah dua kali dirawat di RSJ, yang kedua itu kabur dari RSJ. Tapi kartu kuningnya itu sama keluarga nggak dipegang. Tapi datanya di RSJ ada," jelas Adrian.


Mustofa, warga Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, memukul adiknya, Muhammad Syafiruddin alias Musafir, dengan cangkul hingga meregang nyawa, Senin (25/1/2021). Setelah adiknya tumbang, pelaku kabur.


Usaha pelaku kabur usai melakukan pembunuhan diketahui warga. Warga mengejarnya hingga menangkapnya di Desa Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Jarak TKP dan lokasi penangkapan sekitar 4,7 KM.


Penangkapan pelaku berlangsung tegang. Pelaku mengamuk saat disergap petugas Poslantas Raci, TNI dan warga. Pelaku sempat dihajar warga hingga terluka parah dan mendapat perawatan intensif. Setelah menjadi perawatan, ia dikirim ke RSJ Lawang untuk menjalani tes kejiwaan.


Sumber: detik.com