Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Pengasuh Pondok Pesantren Di Jombang Dipolisikan Karena Diduga Cabuli Santrinya Selama 2 Tahun.

JOMBANG JATIM - Seorang pengasuh pondok pesantren di Jombang ditangkap polisi karena diduga mencabuli hingga menyetubuhi santrinya sendiri. Aksi bejat pelaku ini dilakukan di lingkungan pesantrennya selama kurang lebih dua tahun.

Pencabulan ini terungkap karena adanya laporan oleh dua wali santri, yaitu MS (48) dan QM (38), kedua wali tersebut melaporkan bahwa putrinya telah dicabuli dan disetubuhi oleh Kyai berinisial S (50) tersebut.

Dikatakan Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho bahwa, Kyai S merupakan Pimpinan pondok pesantren yang berada di wilayah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. 

"Untuk asus ini, ada dua pelapor dari orang tuanya. Kasus berkaitan dengan pencabulan dan persetubuhan," ungkap Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho pada, Senin (15/02).

Kapolres juga menjelaskan bahwa, kasus pencabulan dan persetubuhan dilakukan tersangka sepanjang dua tahun belakangan ini. Sejauh ini, polisi telah menemukan 6 gadis yang jadi korban kiai cabul tersebut. Yaitu 5 korban pencabulan dan 1 korban persetubuhan.

"Korban persetubuhan pada waktu itu antara 16-17 tahun. Tersangka inisial S salah satu pimpinan pondok pesantren di Jombang," jelasnya.

Selain itu menurut Kapolres, tersangka mencabuli para korban karena merasa bernafsu melihat santrinya yang berparas cantik. Aksi bejat pelaku dilakukan dengan mendatangi korbannya ke asrama putri saat tengah malam.

"Pelaku melakukan bujuk rayu. Karena tersangka adalah pimpinan pondok pesantren, maka ada rasa ketakutan dari para santrinya. Ada juga pada saat salat tahajud, pelaku melakukan perbuatannya terhadap korban," ujarnya.

Atas kejadian ini, polisi menjerat pelaku dengan pasal berlapis. Yaitu Pasal 76 E jo Pasal 82 ayat 1 dan 2 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang pencabulan anak di bawah umur dan Pasal 76 D jo Pasal 81 ayat 2 dan 3 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang persetubuhan anak di bawah umur.

Ancaman 5 tahun penjara kini telah menanti kyai cabul itu. "Karena ini dilakukan oleh wali atau pendidik, maka pidananya ditambah 1/3 dari ancaman hukum," pungkasnya.
(Nd)
















Sumber : jatimtimes.com

Posting Komentar untuk "Pengasuh Pondok Pesantren Di Jombang Dipolisikan Karena Diduga Cabuli Santrinya Selama 2 Tahun."