Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Semakin Hari "NU" Tambah Sakti Dan Menjadi Pedoman Kerukunan Antar Umat Beragama

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menilai, semakin hari PBNU yang dipimpin Said Aqil Siradj tambah sakti lantaran tak ada satu pun pemimpin di dunia ini yang tak memuji peran NU.

Kita wajib bersyukur. Tambah hari NU tambah sakti. Ini karena Ketumnya atau tetangga Ketumnya. Tambah hari NU tambah sakti. Ini luar biasa," kata Cak Imin dalam acara istighotsah dan tahlil menuju seabad NU dalam Youtube DPP PKB, Minggu (31/1/2021).

Cak Imin mengklaim, tidak ada satu pun peran di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang tak dijajaki PBNU. "Tidak ada satu pun pemimpin dunia ini yang yang tidak memuji NU," ucap dia.
Wakil Ketua DPR itu mengungkapkan, selama puluhan tahun pemerintahan Arab Saudi sedikit sinis dengan PBNU. Namun, lanjut dia, pada akhirnya Arab Saudi juga angkat topi dan mengakui peran NU.
"Setelah terjadi reformasi di Arab Saudi yang dipimpin Muhammad bin Salman (MBS) dengan tema rahmatan lil alamin," ujar dia.
Ia melanjutkan, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj kerap disambagi petinggi dari berbagai negara khususnya di Timur Tengah untuk menyampaikan peran dan eksistensi NU dalam dunia Islam.
"Nanti Kiai Said bisa cerita bagaimana Dubes Saudi dulu yang tugas di sini enggak terlalu akrab tapi setelah tugas di luar, waktu tugas di sini tidak terlalu mencintai NU tapi tugas di negara lain mengakui kesaktian Kiai Said," kata dia.
Cak Imin mengajak seluruh Nahdliyin bersyukur dalam usia ke-95 tahun NU tersebut. Dia menyebut, berbagai torehan tersebut menunjukkan kesaktian NU teruji oleh zaman.
Meski demikian, ia pun menyoroti sejumlah pekerjaan rumah (PR) bagi PBNU yang harus diperjuangkan para politisi dari kader NU baik di eksekutif maupun legeslatif.
"Baik dalam tataran perundang-perundangan dan konstitusi pemberdayaan umat. Penguatan penjagaan ke khasan dan kekayaan kultural NU sekaligus pemberdayaan dan penguatan NU," imbuhnya.

Selain itu di lokasi yang  berbeda, Wali Kota Kediri ABDULLAH ABU BAKAR mengucapkan selamat atas hari lahir (Harlah) ke-95 Nahdlatul Ulama (NU) yang diperingati tiap 31 Januari. 
Harlah NU tahun ini mengambil tema Khidmah NU, Menyebarkan Aswaja dan Meneguhkan Komitmen Kebangsaan.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Kediri bersama Ketua PCNU Kota Kediri Abu Bakar Abdul Jalil saat silaturahmi ke kediaman K.H. ANWAR MANSHUR dan K.H. KAFABIHI MAHRUS di Ponpes Lirboyo. 
Di usianya yang hampir satu abad, Wali Kota Kediri berharap NU tetap menjadi pedoman untuk seluruh masyarakat dan terus mendampingi masyarakat.

Harlah NU ke-95 juga diharapkan menjadi spirit bagi Pemerintah Kota Kediri dan NU untuk terus menjaga kerukunan antar umat beragama. 

Sehingga harmoni dan kondusifitas di Kota Kediri dapat terus tercipta. Bahkan Kota Kediri meraih nilai 3,91 pada indeks antar umat beragama pada tahun 2019. Capaian tersebut masuk dalam kategori sangat tinggi.
Indeks Kerukunan Umat Beragama tersebut dinilai berdasarkan beberapa indikator. Yakni toleransi, kesetaraan, kerjasama, dan kebijakan.(NV)

Posting Komentar untuk "Semakin Hari "NU" Tambah Sakti Dan Menjadi Pedoman Kerukunan Antar Umat Beragama"