Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Seorang Anak Di Magetan Tega Aniaya Ibu Kandungnya Hanya Karena Masalah Sepele.


Garudatoday, Magetan - Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi di Magetan. Kali ini hanya karena masalah sepele, seorang pemuda ini tega menganiaya ibunya sendiri.

Pelaku yakni AB (32) seorang warga Desa Terung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur yang dengan tega menganiaya ibunya sendiri Tasmiah (58) dan kini pelaku sudah diamankan Polsek Panekan pada, Rabu (9/2/2021).

“Pelaku KDRT ditangkap di rumah adat di Desa Terung, Panekan,” kata Kapolsek Panekan AKP Suwardi kepada wartawan.

Suwardi menjelaskan bahwa penangkapan ini dilakukan oleh anggota unit Reskrim Polsek Panekan karena adanya laporan.

“Pelaku ini memang emosional, ini mungkin puncak kejadiannya. Mangkanya korban tidak betah akhirnya melapor, "imbuhnya.

Kapolsek Panekan menerangkan bahwa awal kronologi kejadian bermula pada saat hari Senin (8/2/) sekitar pukul 21.00 wib, yang bersangkutan memerintahkan korban untuk membelikan nasi goreng, kemudian pulang ke rumah langsung memberikan nasi goreng tersebut kepada pelaku, lalu kemudian pelaku ini memerintahkan korban lagi untuk menyalakan obat nyamuk dan oleh korban tidak di nyalakan obat nyamuknya.

“Pelaku lalu memaki-maki dengan kata kasar dan langsung memukul korban dengan menggunakan alas kursi yang terbuat dari rotan sebanyak 5x serta menggunakan Kemoceng, Gantungan baju dan jam dinding berkali-kali,” ujarnya.

Akibat dari kejadian itu, korban mengalami luka lebam pada bagian wajah dan luka bengkak di kepala bagian atas serta lengan kanan terasa sakit.

Dari penangkapan ini pihak kepolisian mengamankan barang bukti yaknk berupa satu buah alas kursi dari rotan, kemoceng, gantungan kunci dan jam dinding.

Lalu untuk proses selanjutnya Polsek Panekan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terlebih dahulu terhadap pelaku.(nda)










Sumber:beritajatim.com

Posting Komentar untuk "Seorang Anak Di Magetan Tega Aniaya Ibu Kandungnya Hanya Karena Masalah Sepele."