-->

DLH Magetan Lakukan Pendampingan Dalam Penilaian Lomba Desa Berseri Oleh Provinsi Jatim Untuk Kategori Madya Di Desa Duwet Bendo.


Garudatoday, Magetan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan melakukan pendampingan dalam penilaian Lomba Desa Berseri oleh DLH Provinsi Jawa Timur (Jatim) di Desa Duwet, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan pada Selasa, (16/03/2021).

Dikatakan Saif Muchlisun Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan melalui Eni selaku Plt.Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 mengatakan bahwa ada sebanyak 18 Desa di Kabupaten Magetan yang mewakili setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Magetan.

"Setiap tahunnya kita minta pada setiap Kecamatan agar mengirimkan 1 perwakilan desa/kelurahan, dan dari 18 desa akan kami seleksi kembali menjadi 5 desa terpilih, "ujarnya. 

Selain itu, lanjut Eni mengatakan bahwa ada jenjang dalam Lomba Desa Berseri ini, yaitu jenjang Pratama, Madya dan Mandiri.

"Kami di Kabupaten untuk peringkat 1 dan 2 akan kami kirim ke Provinsi untuk menjadi peringkat Pratama, lalu dari Pratama nanti naik ke Madya dan dari Madya nanti naik lagi ke Mandiri, nah seperti Desa Duwet ini adalah penilaian tingkat Madya, "terangnya.

Adapun tujuan dari diadakannya Lomba Desa Berseri ini Eni mengatakan bahwa ini adalah upaya dalam menumbuhkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan lingkungannya.

"Pengelolaan itu tidak hanya soal kerapian ataupun penghijauan, tetapi juga untuk pengelolaan sampahnya, "ungkapnya.

"Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada Desa/Kelurahan yang memiliki komitmen untuk ikut serta dalam pengelolaan lingkungan, "imbuhnya.


Sedangkan untuk beberapa aspek yang dinilai dalam perlombaan Desa Berseri ini Eni menjelaskan, "aspek yang dinilai dalam lomba ini meliputi penyediaan ruang terbuka hijau, pengelolaan sampah, kemudian ada juga regulasi-regulasi di Desa/Kelurahan seperti Perdes atau SK Kepala Desa terkait pengelolaan lingkungan, selain itu juga dikarenakan ini masih masa pandemi maka kami tambahkan satu aspek penilaian lagi yakni terkait Penerapan Protokol Kesehatan yang ada di masing-masing Desa/Kelurahan, "paparnya.

Sementara itu ditempat yang sama Gunawan selaku Kepala Desa Duwet mengatakan bahwa dalam persiapannya mewakili Kecamatan Bendo dalam lomba desa berseri ini, pihaknya mengaku sudah berusaha mempersiapkannya semaksimal mungkin.

Gunawan menjelaskan bahwa pihaknya dibantu beberapa pihak sudah melakukan berbagai upaya seperti penghijauan dengan melakukan penanaman berbagai tanaman hidup, mendirikan posko untuk pengelolaan sampah baik sampah basah maupun kering. 

Dengan begitu Gunawan berharap meskipun persiapan yang dilakukan pihaknya terbilang singkat, ia berharap agar ini dapat disikapi dengan baik oleh tim penilai Provinsi Jatim dan dapat mendapatkan nilai yang bagus.

"Harapan kami selaku Pemdes, meskipun semua persiapan ini kami lakukan secara mendadak bisa mendapatkan nilai yang bagus, dan semoga nanti juga disikapi oleh tim penilai bahwa nanti sudah ada petugas dari kami yang siap mengawal tim dalam meninjau bak sampah, pembibitan, tanaman lingkungan hingga ke lahan-lahan kritis yang sudah kami hijaukan dengan tanaman bringin dan juwet, "ungkapnya.

Disisi lain Camat Bendo Muryani S.Sos sangat meyakini bahwa Pemdes Duwet mampu dalam mewakili wilayahnya untuk mengikuti lomba desa berseri ini. Menurutnya seluruh Kader yang berada di Pemdes Duwet sudah terlatih dikarenakan Pemdes Duwet sendiri sempat dijadikan sampel dalam Kampung Tangguh Semeru (KTS).

"Insyallah saya sangat yakin, selain semua kader yang ada disini sudah terlatih dalam segala kegiatan-kegiatan, juga ada dukungan dari Lembaga utamanya seperti BPD dan sebagainya sangat mensupport jadi insyaallah sudah bisa mewakili Kecamatan Bendo, "pungkasnya.
(Nda)