Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Laporan Tak Kunjung Diproses, Korban Perkosaan di Makasar Ini Curhat Ke Medsos.


Makasar - Kesal karena laporannya di Kepolisian tak kunjung ditindaklanjuti, seorang gadis berinisial Av (19) yang mengaku telah diperkosa oleh seorang sekuriti di Kota Makassar curhat ke Media Sosial (Medsos). Perkosaan itu disebutkan terjadi di salah satu gedung di Jalan Sudirman, Makassar, pada Kamis (19/11/2020) dini hari. Lalu pada pagi harinya Av langsung melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Makassar.

Namun hingga sampai saat ini tak ada progres sedikit pun dari laporan tersebut. Av pun mem-posting kasus itu ke medsos dengan harapan agar ada perhatian terhadap kasus yang sedang menimpa dirinya. Dia pun juga meminta pendampingan di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di Makassar.

Saat perkosaan terjadi, Av merupakan salah seorang karyawan perusahaan yang berkantor di gedung tinggi di Jalan Jenderal Sudirman. Namun, belakangan dia memilih keluar dari tempat kerjanya karena trauma dengan kejadian itu.

"Kalau ke tempat kerja, saya akan ketemu pelaku itu lagi karena dia sekuriti di sana. Saya sudah laporkan ke pimpinan, tapi malah akan dimediasi untuk damai. Katanya, ’kasian sekuriti itu.’ Padahal di kasus ini saya korbannya," kata Av saat ditemui di kantor LBH Makassar pada, Jumat (26/3).

Av menceritakan bahwa, kejadian nahas yang menimpanya berawal saat ada kegiatan malam bersama teman-temannya. Karena kos-kosannya sudah tutup, dia terpaksa kembali ke kantornya di lantai 21 untuk menginap.

"Saya tidak kenal. Orangnya tinggi besar, kulit hitam, rambut keriting dan mata merah. Tapi saya tahu namanya karena tertera di name tag seragamnya," ujar Av.

Perempuan muda ini pun mengaku bahwa hingga sampai saat ini, dirinya belum pernah dipanggil penyidik Polrestabes Makassar usai membuat laporan pertengahan November tahun lalu. Hasil visum yang sempat dua kali dijalaninya juga tidak diberitahukan.

"Saya chat penyidik, hanya dibaca. Saya telepon juga tidak direspons. Tapi saat ini, setelah saya share di medsos, banyak nomor telepon tak dikenal masuk ke ponsel saya. Dan mungkin karena video di medsos itu, tadi sudah ada penyidik menelpon, panggil untuk diperiksa Senin nanti," jelas Av.

Melisa Ervina Anwar dari LBH Makassar mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan Av. Mereka berencana mendampinginya saat pemeriksaan Senin nanti.

"Selanjutnya kami akan cari saksi-saksi agar proses hukum terus berjalan. Di samping itu kami juga melakukan upaya pemulihan. Korban ini trauma. Dia terpaksa tinggalkan pekerjaannya karena melihat pelaku masih berkeliaran," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul saat coba dikonfirmasi tidak memberi respons.

























Sumber : Merdeka,com

Posting Komentar untuk "Laporan Tak Kunjung Diproses, Korban Perkosaan di Makasar Ini Curhat Ke Medsos."