Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Ibu Wati Harus Tinggalkan Tempat Kontrakan.


Garudatoday - Nama Ibu Wati kini tengah viral di Media Sosial (Medsos) pasca dirinya berkomentar pedas di lokasi temuan yang diduga babi ngepet Sawangan Depok, Jawa Barat, pada Selasa (27/4/2021).


Aksi yang membuatnya viral lantaran dia menuding tetangganya yang pengangguran bisa mendapatkan banyak uang dan kaya karena pesugihan babi ngepet.


Padahal, Ibu Wati bukanlah warga asli di daerah tersebut.


Setelah polisi mengungkap kejadian babi ngepet di Sawangan adalah rekayasa tersangka Ustaz Adam Ibrahim, rupanya hal itu berimbas juga terhadap nasib Ibu Wati.    


Akibatnya, Warga tempat tinggal Ibu Wati di Kampung Baru, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tidak terima meski ibu tersebut sudah menyampaikan perminta maaf.


Wargapun meminta agar ibu Wati keluar dari rumah kontrakannya dan pergi dari kampung mereka.


Ketua RW 10 Kampug Baru, Syarif Nurzaman mengaku telah berusaha menengahi upaya warga mengusir Ibu Wati. Namun, warga tetap bersikeras dan meminta Ibu Wati untuk tetap angkat kaki dari kampung mereka.


"Pindahnya karena dia diusir sama warga lah," ujar Syarif Nurzaman dilansir TribunJakarta, Kamis (29/4/2021) malam.


Ketua RW tersebut mengungkapkan sebagian besar warga menginginkan Ibu Wati pergi dari daerah mereka.


"Kalau warga Kampung Baru mah hampir semua. Kan ada dua Kampung Baru, Kampung Baru Desa Citayam sama Kampung Baru Desa Ragajaya," ungkapnya


"Iya mencemarkan nama Kampung Baru Ragajaya," tuturnya.


Sementara itu, dari pantauan di lokasi, rumah kontrakan ibu Wati bercat hijau itu sudah tampak sepi meski lampu bagian terasnya masih menyala.


Terlihat, hanya ada dua pasang sendal ukuran orang dewasa yang tersisa di bagian depan kontrakan.


"Iya sudah pindah tadi siang," ujar salah seorang warga sekitar rumah kontrakan ibu Wati yang enggan disebut namanya.




















SUMBER


Posting Komentar untuk "Meskipun Sudah Meminta Maaf, Ibu Wati Harus Tinggalkan Tempat Kontrakan."