-->

Seorang LC di Bali Diduga Dianiaya Oknum Polisi Usai Happy Bareng

Ilustrasi : Suasana Didalam Room

Garudatoday, BALI - Nasib nahas telah dialami seorang wanita berinisial YA (23). YA
seorang pemandu lagu di Grahadi Bali Karaoke dan Music Room, Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Kabupaten Badung.

Wanita berambut pirang ini diketahui telah mengalami tindak penganiayaan oleh oknum anggota kepolisian jajaran Polda Bali yang diduga bertugas di Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar berpangkat Iptu, berinisial A.

Kejadian ini berlangsung heboh di halaman tengah di dekat restoran Grahadi, Selasa (25/5) sekitar pukul 20.00. Akibatnya, cewek karaoke ini mengalami memar pada wajah dan tubuhnya lantaran ditampar, didorong, bahkan sempat ditendang saat terjatuh.

Sejumlah sumber telah dikumpulkan  radarbali.id di lapangan guna menjelaskan antara YA dan A sudah saling kenal. Sebab wanita PL yang bertugas menemani tamu-tamu karaoke ini justru dijemput oleh A di kosnya di Denpasar menggunakan mobil sekitar pukul 15.30. Sesampainya di tempat hiburan ini, keduanya masuk ke room B3. Mereka kemudian menikmati malam dengan sajian makanan, minuman sambil karaoke.

Tak berselang lama di room itu, dan entah mengapa, mereka yakni A beserta kurang lebih 3 teman yang belakangan beredar kabar bahwa diduga oknum anggota polisi ini, meminta pindah ke room 25. Namun, sekitar pukul 19.30 diduga karena salah paham, A, keluar dari room. Kemudian, tak jauh dari restoran itu, A yang sedang mengendarai mobil dihadang YA.

"Saat turun dari mobil, YA lalu ditampar, didorong dan disepak diduga terpengaruh alkohol," jelas sumber.

Setelah menganiaya YA, kemudian A kembali masuk ke mobil, tujuannya untuk pergi (pulang). Ketika naik dan masuk ke dalam mobil, A kembali turun lantaran YA melempari mobilnya menggunakan HP.

"Ya dua kali dianiaya, katanya. Mengetahui mobilnya dilempar, A turun lalu mendorong YA hingga terjatuh lalu ditendang oleh A hingga peristiwa itu sempat menjadi tontonan beberapa tamu dan juga LC, " papar sumber ini.

Aksi brutal tersebut kemudian dilerai oleh security dan juga mami yang bertugas pada malam itu.

"Setelah dilerai kemudian A pun pergi meninggalkan lokasi kejadian, " katanya.

"Kami mendapatkan informasi dari Owner Boshe Jors, katanya ada anggota yang menganiaya Pemandu Lagu (PL). Nggak tau sih gimana perkembanganya, katanya sempat dimintai klarifikasi oleh Paminal Polda Bali, " pungkas sumber di lingkup Polda Bali.









SUMBER