Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Walikota Malang Sutiaji Akan Lunasi Utang Pinjol Guru TK Yang Sempat Viral.

Drs, H Sutiaji Walikota Malang

Garudatoday, Malang - Wali Kota malang Sutiaji akan membayar seluruh utang Guru Tk yang dipecat gara-gara terlilit utang Pinjaman Online (Pinjol). Kini S (yang sebelumnya disebut Melati) akhirnya dapat bernafas lega.


"Berkaitan dengan masalah tanggungannya, maka saya sudah manggil Baznas, jadi untuk menyelesaikan itu dan nanti akan kami inventarisir," ujar Sutiaji kepada wartawan, Rabu (19/5/2021).


Sutiaji mengungkapkan bahwa pihaknya akan turun tangan untuk mengambil alih pembayaran utang pokok guru TK tersebut di 24 tempat Pinjol.


"Berapa sih sebenarnya jumlahnya, nanti kita take over, sehingga tidak ada tanggungan lagi. Harapan kami memang akan membayar yang pokok-pokok saja ya," ungkap Sutiaji.


Sutiaji juga meminta, agar S tidak kembali lagi meminjam uang di Pinjol serta menatap kehidupan baru, tanpa dikejar-kejar lagi Debt Collector.


"Saya pesan, ibu tidak pinjam lagi di pinjol. Kalau memang butuh, masyarakat bisa datang ke Baznas tanpa bunga lewat Tugu Artha," kata Sutiaji.


Tak hanya itu, Sutiaji juga berjanji akan mencarikan pekerjaan S.


"Saya sudah minta Kepala Dinas Pendidikan untuk mencarikan solusi dan memfasilitasi agar bisa mengajar di lembaga pendidikan lain. Kalau memang ada, yang terdekat lokasinya," kata Wali Kota Malang, Sutiaji usai bertemu S bersama OJK di Balai Kota Malang, Jalan Tugu, Rabu (19/5/2021).


Sutiaji mengaku, sudah menemui lembaga pendidikan tempat S mengabdi selama 13 tahun. Kedatangannya, untuk mengetahui langsung persoalan yang terjadi.


"Saya sudah datang ke lembaga pendidikan tempat mengajar sebelumnya. Nanti, kita siap menjembatani ketika ingin mengajar lagi," ucap Sutiaji.


Meski begitu, Sutiaji menambahkan, penyelesaian akan dilakukan secara bertahap. Pertama, menginventarisir jumlah pinjaman online untuk bisa dilunasi. Setelah proses itu selesai, dirinya mulai memikirkan lembaga pendidikan untuk tempat S mengajar.


"Apa persoalannya, kita selesaikan satu per satu. Pertama soal pinjaman online, kemudian mencarikan tempat mengajar baru, agar tetap bisa berkontribusi di bidang pendidikan," tutur Sutiaji.


Selain itu, Sutaji juga menghimbau kepada masyarakat Kota Malang agar tidak gampang tergoda untuk melakukan transaksi pinjaman uang di pinjol. Tujuannya agar tidak terulang kembali kasus para nasabah yang terjerat pinjol ilegal seperti kasus guru TK ini.


"Kasus ini bisa jadi bukan satu-satunya kasus. Banyak kasus, cuma yang teman-teman media tahu ini, sehingga bisa terblow up," pungkas Sutiaji.


Sementara guru TK yang juga ibu dua anak itu mengaku ingin tetap bisa mengabdi di dunia pendidikan. Bila nanti diberi kesempatan mengajar, S ingin di lembaga pendidikan baru.


"Untuk tempat kerja saya yang lama, saya tidak ada masalah apapun dengan lembaga saya. Mungkin kalau ada kata-kata saya kemarin yang salah, saya minta maaf," tambahnya.


Sebelumnya, warga Malang, berinisial S, diteror 24 debt collector hingga nyaris bunuh diri. Tak hanya nyaris bunuh diri, ibu dua anak ini juga dipecat dari tempatnya mengajar, kehilangan pekerjaan sebagai guru TK dan kehilangan teman.


Setelah 13 tahun mengabdi sebagai guru TK di Malang, S harus menjadi sarjana. Syarat itu diwajibkan oleh pihak sekolah taman kanak-kanak tempat Melati mengajar. Dengan menyandang gelar S1, S bisa menjadi guru kelas, bukan lagi sebagai guru pendamping. Hingga akhirnya S mengambil jenjang S1 di Universitas Terbuka (UT) atas permintaan sekolah. 












SUMBER


Posting Komentar untuk "Walikota Malang Sutiaji Akan Lunasi Utang Pinjol Guru TK Yang Sempat Viral."